Hari Minggu lalu, aku dan suamiku makan siang di sebuah rumah makan dengan menu bebek goreng. Hari Minggu biasanya menjadi hari libur juga untukku, libur memasak dan libur dari segala household chores… hehehe… Untunglah kami masih bisa makan daging unggas yang bukan racun untuk kami. Waktu kami hampir selesai makan, datang seorang pria separuh baya. [...]
Archive for the ‘Consideration’ Category
Mr. Sholeh
Posted in Consideration, tagged Bahasa Inggris, bebek goreng, capit bambu, grammar, iba, kerja, mengamen, mengemis, menial, nasi, payung kertas, pijat, sholeh, Sundanese, syukur on 3 May 2012 | 21 Comments »
Lonceng Gereja
Posted in Golden Moments, tagged asrama, bandul, berdoa, dentang, gema, genta, gong, lonceng gereja, lonceng tangan, perunggu, sidang, tua on 12 April 2012 | 18 Comments »
Semua orang pasti sudah tahu, apa itu lonceng, bagaimana bentuknya dan bagaimana cara kerjanya. Lonceng biasanya terbuat dari perunggu atau kuningan atau campuran keduanya. Di negara Cina, mudah dijumpai lonceng dan genta kecil terbuat dari porselen. Badan lonceng dibuat berongga dengan bandul pemukul terpisah. Untuk membunyikannya, pemukul dibenturkan pada badan lonceng (sama seperti gong).
Semangka
Posted in Golden Moments, tagged ani-ani, gedheg, harmonika, ibu petani, padi, pematang, sawah, semangka on 17 March 2012 | 14 Comments »
Dulu waktu aku masih SD, aku punya kegemaran pulang sekolah lewat sawah. Ada keasyikan tersendiri menyusuri pematang sawah saat mulai musim tandur, berjumpa dengan ibu-ibu tani yang cekatan menanam padi sambil berjalan mundur. Ada kenikmatan saat berjalan diantara tanaman padi yang segar menghijau. Pun ketika daun dan bernas-bernas padi mulai menguning keemasan. Lalu saat panen [...]
Terima kasih seribu, oh terima kasih seribu!
Posted in Consideration, tagged asrama, mahasiswi, Syantikara, terima kasih, terima kasih seribu, unit, Yogyakarta on 12 February 2012 | 25 Comments »
Dulu, waktu aku masih kanak-kanak, nenekku mengajariku bernyanyi. 1. Surya bersinar udara segar, terima kasih di tepi pantai ombak berderai, terima kasih Reff: T’rima kasih seribu (o t’rima kasih seribu) pada Tuhan Allahku (o pada Tuhan Allahku) aku bahagia karna dicinta terima kasih 2. Hati manusia pandai mencinta, terima kasih setiap waktu bisik hatiku, terima [...]
Ceremai dan Mainan Masa Kecilku…
Posted in Golden Moments, tagged anak-anak, badung, betengan, bluluk, ceremai, gobak sodor, jamuran, jarik, mainan, Mainan Bocah Contest, permainan, sawah, tawa on 30 October 2011 | 41 Comments »
Akhir-akhir ini, seringkali kulihat anak-anak yang sibuk “uplek” bermain dengan komputer, kecanduan nonton TV , PS dan game-game elektronik lainnya. Tak jarang kubaca keluhan teman-teman di facebook tentang anak-anak mereka yang seakan terbius pada permainan dan game di tablet-tablet dan gadget mahal… Bukan hanya dua-tiga kali kulihat di tempat makan, anak-anak yang tenggelam dalam mainan [...]
Pesan dan SMS berantai
Posted in Consideration, tagged fitnah, gosip, HP, ibu, motivasi, pertemanan, SMS, surat berantai, tahkyul, text, weden-weden on 26 August 2011 | 21 Comments »
Dulu, saat aku masih SD, orangtua dan nenekku selalu mendorongku untuk mencari sahabat di sekolah dan di sekitar rumah. Termasuk juga sahabat pena yang alamat mereka bisa kudapatkan di majalah Bobo langganan kami. Caranya, ya dengan mulai mengirimi mereka surat. 3-4kali aku mengirim surat, ada yang tak dibalas, ada juga yang dibalas. Suatu hari, aku [...]
Tak beralas kaki…
Posted in Consideration, tagged alas kaki, gereja, ingkling, jengkeng, kaki, meloncat, tukang parkir on 11 August 2011 | 18 Comments »
Suatu sore, kira-kira dua tahun yang lalu…aku dan suamiku memutuskan untuk berjalan-jalan menikmati suasana sore di kota kecil ini, kota yang kutinggali sampai tulisan ini kubuat.. Sesampainya di pusat kota, aku melihat seorang pemuda yang tingginya mungkin hanya selisih beberapa senti dari pinggangku. Lalu kusadari, ternyata salah satu kakinya tidak sempurna. Kaki kanannya begitu kecilnya. [...]
Jari Tengah
Posted in Consideration, tagged cinta, cool, gangster, gaya Ngamrik, hormat, jari tengah, kasar, kata tabu, kuliah, menghargai, pendidikan, respect, serius, tabboo words, well-educated on 20 May 2011 | 33 Comments »
Suatu sore, aku tengah duduk santai di rumah saat mendadak hingar bingar suara motor menderu-deru. Rupanya sekelompok remaja cowok datang ke rumah sebelah selepas berlatih futzal. Gaya bercanda mereka begitu hebohnya. Setelah menurunkan Iwan, sebut saja begitu, remaja-remaja itu segera berlalu dengan suara motor yang keras sambil bergurau, saling berteriak bercanda. Sambil terbahak-bahak, seorang remaja [...]
Kenduri
Posted in Golden Moments, tagged besek, entho-entho, hajat, kedelai hitam, kenduren, kenduri, lauk, nasi, pak Kaum, peyek, selamatan, syukuran, urap on 9 April 2011 | 23 Comments »
Di kampungku, tradisi kenduren –kenduri-, masih terus dilakukan. Entah sejak kapan tradisi ini bermula. Aku hanya tahu satu makna: syukuran, atau slametan dalam bahasa Jawa yang berarti memohon keselamatan bagi orang yang dislameti, atau demi kelancaran suatu acara. Slametan biasanya dilakukan di malam hari, seusai Isya. Para bapak atau anak laki-laki tertua dalam keluarga -yang [...]
