Cinnong-cinnong

Waktu aku masih kecil dulu, selumrahnya anak-anak seusiaku, aku gemar bermain pasar-pasaran. Apa saja bisa “kujual”. Mulai dari kue-kue dari tanah, dedaunan, kereweng (sisa pecahan genteng), air, bluluk (bakal buah kelapa yang masih kecil) hingga bunga-bunga liar.

Bergantian aku dan teman-temanku menjadi penjual dan pembeli. Saat menjadi pembeli, kami bebas membeli apapun dari si penjual. Kami mondar-mandir membawa keranjang kecil, seolah kami sedang berkeliling pasar, padahal pedagangnya ya hanya itu-itu saja dan kami belanja lagi pada orang yang sama hihi…

Setelah selesai memborong dagangan, gantian kini si pembeli yang menggelar dagangan. Penjual yang dagangannya telah ludes, gantian menjadi pembeli. Begitu terus hingga bosan atau kami menemukan permainan baru.

Nah, salah satu bahan “dagangan” kami adalah sejenis rumput liar. Tanaman pendek ini tumbuh subur di tempat yang lembab dan biasanya dekat dengan air. Batangnya bening dan bunganya mirip batang dan bunga bayam, hanya dalam ukuran yang lebih kecil.

Aku tak tahu apa nama rumput ini. Dulu aku suka mengumpulkannya lalu mengikatnya menjadi ikatan-ikatan kecil dan menjualnya sebagai “bayam”. Ya, begitulah aku menyebutnya dulu, bayam-bayaman.

Bayam-bayaman, “dagangan” si Nana kecil

Di halaman kami yang lumayan luas, ditambah dengan sebuah kolam ikan, rumput ini tumbuh dengan suburnya. Bahkan bisa-bisanya tumbuh di dinding kolam 🙂

Bagi nenekku dan Pak Mitro, -tukang kebun kami-, rumput ini dirasa mengganggu. Maka nasib tanaman pendek ini pun sial: dia dicabut dan dibuang begitu saja. Masih mending kalau aku menemukannya dan menjadikannya mainan sebagai bayam. Nah, kalau aku sedang tak ingin memanfaatkannya… hhmm…goodbye deh… rumput itu akan dibuang di tempat sampah.

****

Kenapa sih, tiba-tiba aku begitu meributkan rumput ini?

Suatu hari aku melihat tetanggaku sedang mengumpulkan rumput ini di tanah belakang rumahku. Aku heran dan bertanya.

Orang-orang Bugis menyebutnya cinnong-cinnong.

“Cinnong” dalam bahasa setempat berarti bening. Sebenarnya cinnong adalah istilah bening untuk air. Mungkin dinamai demikian karena batangnya yang bening dan tumbuh di daerah yang kaya air. Ada juga yang menyebutnya daun “minyak-minyak” karena daunnya yang mengkilat seperti kena minyak.

Batangnya yang bening

Nah, kenapa tetanggaku itu mengumpulkan cinnong-cinnong ya?

Saudara jauhnya, seorang haji, menderita asam urat yang sangat parah. Sudah berpuluh dokter didatanginya, berbagai obat diminumnya, namun tak ada hasil yang berarti. Nyari putus asa, dia berobat ke Singapura. Di Singapura, dokter yang memeriksanya menunjukkan rumput ini.

“Pak ini obat yang ampuh untuk penyakit asam urat, bukannya di Indonesia banyak ya?”

“Ya Allah, Dok! Ini namanya cinnong-cinnong! Di rumah saya banyak beginian, malah saya buang-buang!”

“Ya ini obatnya, Pak…nanti kalau sudah sampai di rumah, minum saja rebusan rumput ini”.

Pak Haji akhirnya kembali ke Indonesia dan setelah merasakan manfaat rebusan cinnong-cinnong ini, dia berbagi resep ini kepada semua orang yang mengeluh sakit asam urat, sambil berkelakar menceritakan pengalamannya di Singapura itu.

“Ya ampun, jauh-jauh ke luar negeri, obatnya di halaman rumah sendiri!”

Yup! Ternyata, cinnong-cinnong adalah obat alami yang ampuh untuk asam urat dan darah tinggi dan asyiknya,  super muraaahh…

Hmm… Aku bukan penderita asam urat, dan coy..coy..coy… aku nggak minta ya…

Tapi kudengar, asam urat ini membuat penderitanya menderita dan kesakitan. Bagian persendian kaku dan susah digerakkan, terutama di pagi hari.

Nah, karena beberapa kenalanku ternyata menderita asam urat, aku jadi ingin berbagi pengetahuan dan semoga saja bermanfaat.

Pak Haji, saya copy resepnya ya…. *blink blink..


Begini caranya.

1. Ambil cinnong-cinnong kira-kira segenggam. Lebih bagus diambil dalam keadaan segar, yaitu di pagi hari. Sebaiknya jangan mengambil cinnong-cinnong yang telah tertimpa terik matahari siang.

2. Buang akarnya. Cuci bersih.

3. Rebus dengan 2 gelas air paling lama 5-10 menit, tanpa campuran apapun.

4. Biarkan suam kuku, diminum 2 kali dalam sehari.

5. Hanya untuk sekali rebus. Buang cinnong-cinnong yang sudah direbus, jangan direbus ulang.

6. Sebaiknya merebus cinnong-cinnong dalam panci non aluminium.

7. Setelah merasakan gejala berkurang, kurangi dosisnya menjadi satu gelas saja per hari. Hentikan setelah sembuh.

8. Setelah merasakan manfaatnya, bagilah resep ini pada yang mereka yang membutuhkan… :) 🙂

Catatan: rasanya nggak pahit kok… sedikit sepet seperti teh.

Nah, dari dua cerita di atas, karena sama-sama tidak tahu, cinnong-cinnong ini disia-siakan begitu saja. Mulai sekarang cobalah untuk memanfaatkannya untuk saudara/ tetangga yang membutuhkan.

Hayo…tengok halamanmu! Adakah cinnong-cinnong di situ?

Sumprit…udah setuwir begini, dan udah sepanjang ini aku menulis, aku tak tahu namanya dalam bahasa daerahku!

Pembaca, ada yang tahu nama tanaman liar ini di dalam Bahasa Indonesia atau Jawa? Please?

hah! ...nebeng narsis jempol doang.. 🙂

****

About nanaharmanto

menulis dengan hati....
This entry was posted in Dari Pelosok Negeri, Resep and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

68 Responses to Cinnong-cinnong

  1. ikkyu_san says:

    waaaah hebat! bisa laris dan jadi bahan komoditi nih.
    Catet deh kalau ada yang perlu.
    TFS

    EM

  2. Clara says:

    Ga tau namanya.. kalo saya dulu maennya daun kaca piring jadi uang-uangannya, hehehe..

    Resep asam urat, saya promosikan ya Mba Nana.. kayanya temen saya ada yang keluarganya kena asam urat deh..🙂

  3. Adi says:

    Wah, aku baru tahu itU namanya. , hoho

    • nanaharmanto says:

      Aku tahunya juga baru-baru ini, setelah tinggal di Sulsel… dan belum nemu namanya dalam bahasa Indonesia atau Jawa…🙂

      • LISA says:

        Mbak mbak…..ini nieh di jawa namanya sirih sirihan, jika diremas daun dan batangnya baunya mirip sirih, emang udah banyak yang tau kalau ini untuk mengatasi keluhan asam urat…….🙂
        jika musim hujan tumbuh subur dihalaman rumah atau disekitar pot pot tanaman, asal wilayahnya lembab, pasti tumbuh ini tanaman…………..:D

  4. nh18 says:

    HHmmm…
    Jujur saya belum pernah melihatnya …

    atau kalaupun pernah melihat … saya tidak sadar bahwa itu daun bayam-bayaman atau cinnong-cinnong …

    Terima kasih infonya Na

    Salam saya

    • nanaharmanto says:

      Sebenernya sih banyak tumbuh subur di halaman/ tanah yang lembab dan banyak air, Om…
      Untuk mereka yang tinggal di kota besar, dalam komplek yang halamannya terawat mungkin jarang melihat tanaman ini ya Om…

  5. arman says:

    good info.. bisa buat tek darah tinggi juga ya?

  6. edratna says:

    1) Saat kecil saya juga suka “pasaran” seperti Nana…bahan nya melimpah ruah di kebun sebelah rumah, dan pagar tanaman tetangga.

    2) Saya mengenal rumput seperti bayam dalam gambar di atas, saat si sulung kuliah di UGM…suamiku sempat kena stroke..oleh ibu kost diajak berobat ke daerah Magelang (atau Muntilan ya?…sayang saya nggak ikut)…oleh si bapak itu, suami saya setiap hari disuruh minum air rebusan tanaman ini sehari dua kali…dan membaik.
    Tanaman cinnong ini (saya sendiri ga tahu namanya dalam bahasa Jawa)…biasanya tumbuh liar dibawah pot, atau di dekat tanaman yang agak tinggi..dia tumbuh ditanah yang lembab dan terlindung dari panas.
    Ambil segenggam….kira2 5 tanaman, bersihkan dengan air, rebus dengan tiga gelas ait, tunggu sampai menjadi satu gelas air, dan minum airnya.

    Dan saya baru tahu kalau tanaman ini bisa untuk menurunkan asam urat ya……

    • nanaharmanto says:

      Wah…. terima kasih sekali Bu Enny sudah memperkaya posting ini…

      Ya, saya dengar dari tetangga saya, cinnong-cinnong ini untuk obat asam urat dan darah tinggi.
      Kemarin saya telp papa saya yang juga pernah merebus cinnong-cinnong ini untuk mama saya yang kena asam urat, dan hasilnya mama saya membaik, gejala asam uratnya berkurang…
      Semoga papa saya juga ikut memberikan komentar untuk memperkaya content posting ini… 🙂

      Sekarang Bapak masih terus minum rebusan cinnong-cinnong in atau sudah berhenti ngunjuk Bu?

      • edratna says:

        Sekarang udah mulai jarang, hanya sesekali.

        Ini tentang daun adpukat…
        Dulu, suami sakit pinggang, ada endapan di ginjalnya…. diobati rebusan daun adpukat (5 daun dicuci bersih, rebus dengan 5 gelas air, sampai jadi satu gelas..minum pagi sore. Tak lama saat buang air kecil terasa perih, rupanya endapan tadi keluar seperti butiran gula halus dan sakit pinggangnya sembuh..di cek di lab…sudah nggak ada endapan. Ini juga di coba oleh adik ipar saya, dan karena cari daun adpukat susah (dia dosen Undip), maka mahasiswa yang lagi KKN diminta tolong cari daun ini. Oleh adik saya dicuci bersih, dijemur sampai kering, dimasukkan plastik dan diminumnya seperti teh, diseduh dengan air panas…dan sembuh.

        Hayoo…tulis Nana, kasiat daun mengkudu….halaman rumah saya ada lho….saya menanam karena ada kasiatnya, untuk menurunkan tekanan darah tinggi…saya pernah coba, rebusan daun mengkudu, jika diminum hangat, seperti minum teh tanpa gula…agak sepet2 gitu..tapi saya tak boleh banyak, hanya dua kali (waktu itu kakiku sakit), karena tekanan darahku rendah.

  7. monda says:

    tiap minggu pagi kerjaanku buangin cinnong2 ini dari pot2 kembangku mbak,
    (namanya juga nggak tau)

    waduh ternyata tanaman obat ya,
    thanks mbak ya, info bermanfaat nih

    • nanaharmanto says:

      Kak Monda rajin berkebun dan mengurus taman nih rupanya…

      semoga info ini bisa bermanfaat ya Kak.. (meski sebagai tanaman liar agak “nggak ramah” bagi keindahan dan kerapihan taman 🙂

  8. di tempat kami herbal untuk asam urat namanya Puratik tinggal minum saja. bahan-bahannya diambil dari tumbuh-tumbuhan. salam sehat untuk pemilik blog ini

  9. kanvasmaya says:

    wah bener tuh bisa buat asam urat dan darah tingggi?? baru tau, dirumahku juga banyak dipinggiran kolam.. yah karna gak tau kalo ada mafaatnya jadinya dibuangin gitu aja..
    untuk namanya, idem sama2 gak tau hehe

    • nanaharmanto says:

      Sudah banyak yang membuktikan di sini, Mas… tapi aku sendiri belum (bisa) membuktikan karena aku bukan penderita asam urat dan darah tinggi, dan seterusnya mudah-mudahan nggak deh…

      salam hangat Mas…

  10. septarius says:

    ..
    Makasih infonya Mbak Nana..
    Aku baru tau tanaman ini bisa buat obat..
    Cukup gampang sih nemuinya.. karena termasuk tanaman yg bandel, udah dicabutin tumbuh lagi-tumbuh lagi..🙂
    ..

  11. anis says:

    tahunya malah bahasa latinnya mbak, Piper pellucida Linn😀

    setujuu..dulu favorit buat main ‘pasaran’, he3
    resepnya oke mbak, bisa jadi referensi kalau ada yang memerlukan+ternyata jika dibersihkan dan diremas2 lalu ditempelkan ke jerawat juga bisa jadi obat mbak🙂

    • nanaharmanto says:

      Wah…terima kasih udah memperkaya posting ini ya… aku baru nama latinnya.
      Bisa untuk obat jerawat juga ya? wah, beneran ampuh ya tanaman ini…. makasih banyak ya…

  12. nelemima says:

    hmmm kayaknya papa udah pernah cerita de ttg kasiat tanaman ini…

  13. sewaktu kecil aku juga suka main bayam2an dgn si cinnong ini,Mbak.
    dirumah ada banyak, di sekitar pot bunga, dan tumbuhan ini memang agak bandel ya , di cabutin ,tumbuh lagi dan lagi .

    Ternyata khasiatnya bagus banget ya Mbak Nana.
    aku mau ikut cobain juga deh, krn aku ada hypertensi.

    Terimakasih Mbak Nana telah berbagi hal yg bermanfaat ini.🙂
    salam

  14. anna says:

    wah ada banget mbak..
    kebetulan halaman saya walopun nggak luas (maklum di perumahan) tapi cukup subur tanahnya..

    kalo nggak disiangi bbrp hari aja, tanaman semacam itu udah banyak yg tumbuh..

    ah, baru tau..🙂

    • nanaharmanto says:

      Wah, emang beber tanaman ini “bandel” asal ada tanah subur dan lembab, dia tumbuh subur deh… bahkan sampai dianggap “pengganggu”.
      Semoga aja bisa bermanfaat bagi mereka yang butuh ya… gratis ini… 🙂

  15. DV says:

    Wah postingan bagus ini….
    Menggali hal yang nggak kita pedulikan selama ini🙂

  16. cunn says:

    wahh,,baru tau itu tanaman ada gunanya,,hehe…
    biasanya kalo udah tumbuh dipot2 bunganya mamah malah dicabutin,,hehe…

    nice info mba nana…

    gimana di sulawesia,,enakkah??

    • nanaharmanto says:

      Hehe…ternyata yang tampilannya nggak meyakinkan khasiatnya ampuh ya…

      Aku lumayan enjoy di Sulawesi nih, tapi tetep nggak bisa ngomong bahasa Bugis, susaaah…. huehehe…
      tauna joka-joka doang…🙂

      • cunn says:

        lumayan mba kalo udah tau jokka-jokka,,haha..

        iya,emang bahasa bugis rada susah..
        aku yang asli sana ajah baru fasih pas sma,,gara2 lingkungan pergaulan yang sangat mendukung untuk harus bisa bahasa bugis,hehe..
        enjoy buginesse mba..
        n_n

  17. mariasunarto says:

    ada satu lagi untuk asam urat; 3 lembar daun pandan wangi ditumbuk halus disaring diminum mudah-mudahan manfaat.
    kalau hal-hal yang positif bagus ya mbak , kunjungan pertama salamkenal ya mbak

  18. tutinonka says:

    Cinnong-cinnong? Walah … baru kali ini aku tahu namanya begitu. Kayaknya aku sering juga lihat tanaman itu di halaman, tapi gak terlalu memperhatikan. Karena kuanggap tanaman liar, sama seperti Kak Monda, biasanya kucabutin dan dibuang …😦

    • nanaharmanto says:

      Iya Bu Tuti…tanaman ini memang lebih sering dianggap tanaman liar dan diabaikan begitu saja.
      Saya masih penasaran nih, orang Jawa menyebutnya apa ya?

      salam hangat selalu, Bu Tuti…

  19. adelays says:

    Mbak Nana, dari blog ni saya baru tahu kalo cinong cinong adalah obat asam urat.

    Terima kasih atas pencerahannya.

  20. Ceritaeka says:

    Weeiiits baru tauuu!
    Sebenernya ragam hayati Indonesia kalo tau manfaatnya bisa jd obat mujarab yg banyak ya mbak..

    • nanaharmanto says:

      yup…. bangsa kita kan terkenal dari dulu dengan kekayaan ramuan herbal dan jamunya…

      Ntar aku tanya lagi tetanggaku, tentang tanaman-tanaman yang biasa digunakan sebagai obat tradisional setempat, semoga bisa dijadikan bahan posting baru hehe…

  21. krismariana says:

    Na, kalau ibuku bilang, ini namanya suruh2an… (suruh = sirih)

  22. parikesit says:

    wah bagus banget ni artikel smga yg nulis tambah cantk and awet muda.di ndeso kami palaran ini rumput banyak banget lo kalo enggk baca artikel ini pasti aq enggak tau manfaatnya kl orang jawa rumpt ini punya nama suruh-suruhan karena aroma daunnya kl diremas dan dicium sama persis dgn daun sirih tapi nama latinnya saya belm pernah ketemu salam kenal buat penulis

  23. maria says:

    kita buat sauna dari rebusan sirih dan jeruk nipis , karingat banyak keluar semutan dan asam uratku berkurang bahkan saraf kejepit juga amblas mbak (saraf kejapit ditambah minum jus kunyit dan daun sirih)- gara2 sakit itu kegemukan dan kurang olah raga.
    habis sejak susah jln jarang olah raga ,diganti sauna tadi,wah keringatnya banyak banget, jadi segar. ya sehat .

  24. Emak Bawel says:

    Wah, keren nih tulisannya…dapat pengetahuan baru, thanks ya.. (hmm, jadi pengen nanam sendiri)

    • nanaharmanto says:

      Kalau di Indonesia sih tanaman ini tumbuh sendiri, di sela-sela pot dan di dekat air… kadang malah dirasa mengganggu.. hehehe…

  25. Naaaahhhhh ini sayur rumput yg saya cari-cari………..cari tahu manfaatnya…………emang ……..cunia rumput…hebat….

  26. TANAMAN OBAT cinnong-cinnong/ SURUHAN (Peperomia pellucida (L) Kunth.))
    Nama daerah : Katumpangan anyer (Melayu), saladaan (Sunda), rangu-rangu, sladanan (Jawa), Gofu Goroho (Ternate)

  27. irwin says:

    Mbak Nambahin ya .. untuk obat asam urat & rematik bisa juga pakai Daun gandarusa pemakaiannya sama direbus plus bisa juga untuk saraf kejepit sudah di coba sendiri mbak … berhasil

  28. Avva says:

    itu yang populer nama jawanya “bayam-bayaman” atau “daun beseran” mbak,
    dan khasiat, saya sendiri dan praktekin, dan hasilnya…… Subhaanallah……. hebat banget.

  29. LISA says:

    Mbak bisa tolong dicarikan kandungan yang ada didalamnya ? *Cinnong cinnong* ? apa saja yang terkandung dalam tumbuhan ini, sehingga lebih jauh kita bisa memanfaatkan bukan hanya sebatas pengobatan untuk si asam urat saja…… makasih mbak Nana

  30. erni says:

    Maaf, bu nana yg di rebus daunnya saja / semuanya ( + akarnya ? ) Soalnya suami aku lg sakit stroke thx

    • Zas-R says:

      kalo utk stroke katanya yg cocok itu tanaman ciplukan

      • dwi s says:

        kalo untuk stroke, selain ciplukan, yang ampuh adalah daun pegagan dan daun dewa, (bisa direbus, diminum airnya, daunnya buat sayur, tapi jangan banyak-banyak, cukup rutin)

  31. Krisdinar says:

    Walah asyiiiiik, aku nanam kok itu, bener di Jawa Timur namanya juga suruh- suruhan (nm daerah) Tanaman ini mau tumbuh pada kelembaban tinggi, maka dia cenderug ada di pondasi rumah yg lumpurnya tanah air atau menggunakan pasir, gamping, dan semen merah, Tanaman ini cenderung menghendaki tanah berpasir (debu bukan pasir sungai) dan kelembaban tinggi. Dirumah media yg aku pakai batubata yg dihancurkan + tanah debu disekitarnya tanaman pisang kepok setiap hr disiram sampai muntah.

  32. Taryoto says:

    ..lo manana krang thu.tp mkasi resepnya kbetulan ibu ku kna asm urat..

  33. iin says:

    thanks ya mbk…bisa buat bahan herbarium..kalau bisa cantumkan klasifikasi nya.. ya ..h
    hehehe

  34. iin says:

    thanks ya ..bisa buat bahan herbarium..kalau bisa cantumkan klasifikasi nya.. ya ..h
    hehehe

  35. Yanthi says:

    Sist kalau darah rendah bs minum rebusan daun cinong2?

  36. Mbak Nana yang centil, saya H Warsi, STP. Bulusari Rt 01/4 Bulusulur Wonogiri No HP 085 329 762 200, memang benar apa yang terkandung dalam tanaman di sekitar rumah kita, kalau di wonogiri bernama Sirih Sirihan, Suruh sruhan, pacar banyu, yang sudah berhasil untuk penyembuhan kakak saya di magelang gejala strok/gringingen, kakak saya lagi Agus untuk asam urat, tetangga saya Ibu Sadinem untuk asam urat saya sendiri mungkin asam urat/loyo/kurang tenaga/pegel linu, keponakan saya terlalu banyak konsumsi obat, keponakan saya sopir jarak jauh nafas dan asam urat semuanya sudah berhasil sembuh dengan pertolongan Alloh SWT, kemudian teman kantor dan tetangga ini baru mencoba penyembuhan, semoga yang membaca artikel ini menyebarluaskan info obat murah dan mujarab dari Alloh SWT amin semoga berhasil

  37. H Warsi, STP. Bulusari Rt. 01 / 4 Bulusulur Wonogiri
    Memang betul tanaman sirih sirihan sangat bermanfaat untuk segala macam penyakit dengan pertolongan Alloh SWT, Contoh yang sudah berhasil untuk penyembuhan penyakit Gejala setrok bpk Suyudi Magelang, Agus Magelang Asam Urat, Bu Sadinem Wonogiri Asam Urat, Cecep Sukoharjo Gejala Salah Saraf, Ibu suwarno Wonogiri dan banyak lagi yang lainnya, Pegel Linu, Badan Loyo kurang tenaga, dan tarap percobaan penyembuhan di wonogiri untuk semua teman sahabat dan handaitolan saya
    Caranya
    1. Ambil sekitar 10 s/d 15 rumpun, cuci bersih, direbut dengan 1 Lt air selama 5 Menis, diminum airnya 3 x sehari
    2. Ambil sekitar 10/15 rumpun, cuci bersi, dipotong potong, masukkan dalam mangkok berisi air panas selam 1 menit sambil dibalik, angkat dan tiriskan untuk dimakan, airnya diminum selamat mencoba bila perlu hub saya No 085 329 762 200

  38. Memang betul tanaman sirih sirihan sangat bermanfaat untuk segala macam penyakit dengan pertolongan Alloh SWT, Contoh yang sudah berhasil untuk penyembuhan penyakit Gejala setrok bpk Suyudi Magelang, Agus Magelang Asam Urat, Bu Sadinem Wonogiri Asam Urat, Cecep Sukoharjo Gejala Salah Saraf, Ibu suwarno Wonogiri dan banyak lagi yang lainnya, Pegel Linu, Badan Loyo kurang tenaga, dan tarap percobaan penyembuhan di wonogiri untuk semua teman sahabat dan handaitolan saya
    Caranya
    1. Ambil sekitar 10 s/d 15 rumpun, cuci bersih, direbut dengan 1 Lt air selama 5 Menis, diminum airnya 3 x sehari
    2. Ambil sekitar 10/15 rumpun, cuci bersi, dipotong potong, masukkan dalam mangkok berisi air panas selam 1 menit sambil dibalik, angkat dan tiriskan untuk dimakan, airnya diminum selamat mencoba bila perlu hub saya No 085 329 762 200

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s