Pesan dan SMS berantai

Dulu, saat aku masih SD, orangtua dan nenekku selalu mendorongku untuk mencari sahabat di sekolah dan di sekitar rumah. Termasuk juga sahabat pena yang alamat mereka bisa kudapatkan di majalah Bobo langganan kami. Caranya, ya dengan mulai mengirimi mereka surat.

3-4kali aku mengirim surat, ada yang tak dibalas, ada juga yang dibalas.

Suatu hari, aku menerima surat balasan. Aku senang sekali.

Tapi aku harus kecewa, sebab tak sedikitpun ia membalas suratku. Tak ada sepotong pun kata yang ditulisnya kecuali pada nama dan alamatku di amplop. Isinya hanya sebuah kertas fotokopian yang hampir tak terbaca.

Aku baru tau istilahnya saat itu. Surat berantai. Intinya, aku harus memfotokopi/mengetik ulang surat itu minimal 20 lembar dan mengirimkannya sebanyak mungkin pada sahabat atau teman koresponden..

Aku lupa isi surat berantai itu. Aku kira isi surat itu beneran lho… aku harus mengirimkan surat itu kurang dari 4 hari. Kalau tidak, aku bisa sakit/celaka. Bingung dan panik doang, namanya anak kecil…

Tapi ternyata papaku bilang dengan santai, abaikan saja surat itu, bakar saja nggak apa-apa. Nenekku pun menyarankan hal yang sama: buang saja.

Belasan tahun kemudian…

Telepon genggamku berdering. Muncul gambar amplop di layarnya. Berarti sebuah pesan masuk ke nomorku. Kubuka text message dari seorang kawan yang sebenarnya tak terlalu dekat denganku. Ternyata isinya pesan berantai.

Hhhmmm…. kubaca sekali, lalu langsung kuhapus begitu saja. Bagiku tak ada gunanya.

..mudahnya menyebarkan informasi melalui gadget..

Note: ilustrasi gambar, kupinjam dari sini.

 

Ada beberapa jenis SMS /pesan berantai menyebalkan yang kerap kuterima.

1. Pertemanan/keluarga

aku pernah mendapat SMS yang isinya kurang lebih begini.

Sahabat adalah orang yang mengerti segala suka dukamu, ia rela meluangkan waktunya untuk mendengarkan cerita indahmu, bahkan cerita sedihmu. Ia menawarkan bahunya untuk kita bersandar dan menangis. Dan ia mengulurkan tangan saat kita terjatuh.

Sahabat adalah malaikat tak bersayap yang dikirimkan Tuhan untuk kita… sayangilah sahabatmu, seperti aku menyayangimu.

 -kirimkan pesan sebanyak mungkin ke semua orang yang kauanggap sahabatmu termasuk aku. Lihat dalam beberapa waktu, kalau pesan ini kembali kepadamu setidaknya dari 7 orang, berarti kamu adalah sahabat yang menyenangkan dan mereka itu begitu sayang dan peduli kepadamu.

 

 

Aku punya banyak teman dan sahabat, dengan berbagai kualitas pertemanan yang berbeda-beda, mulai dari dekat sekali, karib, akrab, hingga biasa-biasa saja. Menurutku sih, sejauh tidak ada yang menggganggu pertemanan kami, selamanya mereka adalah teman bahkan seperti saudara sendiri. Tapi, aku tak pernah mensyaratkan bahwa pertemanan kami harus dibuktikan dengan kata-kata verbal “aku sayang kamu”, karena kami tahu, tanpa dikatakan pun, kami sayang satu sama lain. Aku tidak merasa harus membuktikan perhatian dan sayangku pada sahabatku dengan mengirimkan pesan berantai seperti ini. Bagiku, persahabatan sejati tidaklah bersyarat aneh begini….

Atau juga pesan begini.

Ibu adalah orang yang paling berjasa dalam hidup kita. Selama 9 bulan ia mengandung kita, melahirkan kita dengan taruhan nyawa, menyusui kita, mengganti popok kita di tengah malam buta. Ia adalah pelita, ia adalah pahlawan sejati. Ibu kita membela kita dari semua orang yang ingin menyakiti kita. Sudahkah kita ingat untuk membalas segala kebaikannya? Mari kita doakan untuk kesehatan dan kebahagiaan beliau…

Kalau Anda sayang dan mencintai Ibu Anda, kirimkan pesan ini ke orang-orang yang Anda kenal dan sayangi.

 

Helooowwhhh….?? aku cinta dan sayang mamaku banget. Dan banget. Tak terbantahkan.

Untuk membuktikan aku sayang mamaku, ya aku akan ngomong langsung ke mamaku dong… tepat sasaran, ada keterlibatan emosi mendalam,  nggak ribet… as simple as that… pasti mamaku juga nggak akan mensyaratkan agar anak-anaknya mengirim pesan begini untuk membuktikan kami sayang padanya deh…

Cinta yang tulus itu tak bersyarat. Titik.

****

 2. Doa

beberapa kali aku menerima text message tentang  doa. Bermacam-macam isinya.

Misalnya seperti ini.

Tuhan itu maha pengasih. Ia mengetahui setiap isi hati kita. Apapun masalah atau penyakit yang kamu hadapi, berserahlah hanya kepada Tuhan, dan mengucaplah: Tuhan, aku rela, aku ikhlas menerima semua penderitaan /sakitku ini..selamatkan pula mereka yang menderita sakit… dst..dst…

 

–doa ini sangat kuat, sebarkan sebanyak mungkin doa ini dalam waktu kurang dari 20 menit. Jangan putus di tanganmu. Percaya atau tidak, keberuntungan akan datang padamu dalam waktu 48 jam. Kalau kamu tidak mau meneruskan/menyebarkan pesan ini, kamu akan mendapat kesialan dalam dua hari ini. Percayalah! Kamu sungguh2 anak Tuhan!

97% orang yang menerima pesan ini akan mengabaikannya. Jadilah 3% orang yang mau menyebarkan pesan ini, agar semakin banyak orang berdoa…

 

Well, aku bukanlah pendoa yang baik. Aku pun bukan orang yang terlalu religius. Satu yang kuyakin benar, Tuhan yang aku sembah maha mendengarkan. Dalam kesunyian aku berdoa, tanpa perlu berteriak atau pamer bahwa aku sedang berdoa. Dia pasti mendengarkan. Doaku pun kuucapkan sejujur hatiku. Kalau aku sedang kecewa, aku bilang dalam doaku bahwa aku sedang kecewa dan gundah, kalau aku sedang sedih dan memohon, kuucapkan doaku dengan sederhana saja. Saat sedang bersukacita, kuucapkan syukur sejujurnya. Tak berlebihan. Sangat biasa bahkan.

Begitulah aku berdoa, singkat padat, tak berbelit. Tuhan pasti mendengarkan. Dan DIA takkan menuntut aku harus berdoa dengan cara-cara atau ucapan saklek.

Doa harus tulus dari hati kan, apalagi kita berkomunikasi secara langsung dengan Sang Pemilik Hidup…

Pesan doa berantai ini murni bikinan manusia. Aku yakin, doa seperti ini awalnya dulu diucapkan dengan tulus sepenuh hati oleh orang yang terkenal akan doa tertentu. Tapi dengan buntut embel-embel ancaman dan menakuti-nakuti begitu, aku nggak yakin itu disyaratkan mutlak oleh pendoa perdananya dulu.

Lucu aja, bagus sih, mengajak orang berdoa, tapi kalau disertai weden-weden (Jawa, unsur menakut-nakuti), apa gunanya ya? apalagi text weden-wedennya lebih panjang dari doanya sendiri…😀

3. Kalimat motivasi/ ungkapan bijaksana.

Pernah juga aku mendapat kalimat motivasi kurang lebih sebagai berikut.

Anda pasti tahu, semua orang hidup dan normal, PASTI memerlukan UANG. Dengan uang, segalanya bisa dibeli: rumah dan mobil mewah, jam bermerek terkenal, buku, emas permata, tiket wisata ke luar negeri, fasilitas kesehatan paling mutakhir dsb…

Tapi ingatlah: uang tidak bisa membeli Kehidupan,  waktu, pengetahuan, nyawa, cinta dan kehormatan.

 

Uang memang memungkinkan Anda membeli semua barang yang Anda inginkan, tapi ingatlah bahwa

barang fana itu hanya pinjaman sementara. Ketika Anda mati Anda takkan mungkin membawanya ke liang lahat, ataupun ke surga.

 

Di negara China, Taiwan, Belanda dsb… ungkapan ini  membawa keberuntungan. Sekarang giliran Anda untuk mendapatkan keberuntungan tersebut. Sebarkan pesan ini sebanyak mungkin, maka niscaya Anda akan mendapatkan keberuntungan dalam dua hari ini. Jika Anda mengabaikannya, kesialan akan membayangi Anda.

 (kadang-kadang diikuti dengan “bukti” orang yang meneruskan pesan ini dan menerima anugerah besar, sedangkan yang tidak peduli dengan mencampakkan pesan ini mendapatkan kesialan bertubi-tubi.)

Banyak cerita -terkenal atau tidak- dengan pesan moral yang kuat dan mendalam. Setiap orang bisa mudah mendapatkan pelajaran dengan sendirinya dengan ati wening. Dengan kondisi yang pas dengan cerita yang tepat, pembaca pasti akan mendapatkan sesuatu.

Pesan yang bagus, tapi tak baik penyampaiannya (diikuti dengan syarat dan kalimat menakut-nakuti), pasti hasilnya juga tak selalu bagus.

4. Hal takhyul/ gosip

Kita mengetahui bahwa bumi kita ini bergolak setiap waktu, dan bahkan kiamat dunia ini telah diramalkan oleh para ahli. Dengan semakin banyaknya peristiwa bencana alam yang dahsyat di seluruh muka bumi seperti gunung  meletus, gempa bumi, banjir bandang, tsunami, kita tahu bahwa bumi semakin mendekati titik akhirnya.

Bencana gempa dahsyat di Jogja tahun 2006, lumpur Lapindo, dan disusul kemudian dengan meletusnya Gunung Merapi dan Bromo, diikuti dengan amblasnya beberapa ruas jalan di Jawa Barat, semakin meyakinkan bahwa tanah di pulau Jawa ini telah “keropos”. Kita hidup di atas tanah rapuh! Diperkirakan tanggal 11 bulan 11 tahun 2011 ini, pulau Jawa akan terpecah-pecah dan sebagian wilayahnya akan amblas hilang ditelan lautan.

Sebarkan info penting ini, agar semakin banyak orang bersiap dan menyelamatkan diri…

 

Untuk SMS semacam ini, kadang aku merelakan sedikit pulsa untuk membalas si pengirim pesan ini. Terima kasih untuk pesannya. Maaf tidak akan saya teruskan kepada siapapun. Pesan ini akn berhenti di tangan saya.

Sejujurnya, aku paling tidak suka menerima SMS semacam ini. Yah,  pesan seperti ini penuh dengan teror dengan bukti dan alasan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Aku tak mau meneruskan teror ini kepada siapapun juga.  Bayangkan jika pesan seperti ini diterima oleh orang-orang yang lebay mudah panik, pesan ini justru akan membuat banyak orang merasa ketakutan dong…

5. Fitnah.

Nah, aku juga beberapa kali menerima pesan yang isinya lebih bersifat fitnah. Misalnya kekecewaan pada salah satu produk terkenal, seperti donat, susu dan obat untuk anak-anak karena diduga mengandung zat pewarna, perasa,  pengawet dan bakteri berbahaya. Atau termasuk juga pelayanan buruk dari sebuah hotel atau Rumah Sakit tertentu. Setelah menjabarkan ceritanya, si pengirim pesan (entah dimulai dari siapa, akan memberi “buntut” sebarkan pesan ini sebanyak mungkin agar orang lain tidak mengkonsumsi produk A, B, C… bantulah orang lain supaya tidak menjadi korban, mungkin pesan Anda akan bisa menyelamatkan satu nyawa.

Sampai kapan pun aku tidak akan pernah jadi bagian dari penyebar pesan berantai seperti ini. Siapa tau itu ulah beberapa pihak yang ingin menyabotase produk kompetitornya. Cara yang kotor untuk menjatuhkan saingan. Begitu kuterima pesan seperti ini aku akan langsung menghapusnya dari HP-ku. Menurutku, pesan seperti ini sudah termasuk fitnah karena kebenarannya masih harus dibuktikan. Lucu banget kalau aku ikut menyebarkannya, padahal jadi korban pun enggak, kenal dengan korban pun enggak…   apa kata duniaaaa?? 😀

Sudah puluhan pesan berantai ini aku dapatkan, kadang 4-5 kali kudapat pesan yang sama dari teman-teman yang berbeda. Semua kuperlakukan sama. Berhenti di tanganku, tidak akan pernah kuteruskan pada siapapun juga.

Berkaca pada diri sendiri, aku sendiri sering merasa sebel menerima pesan seperti ini; kalau aku meneruskannya pada 10 teman lain, bisa jadi 7 diantaranya juga akan sebel padaku karena mengirimi pesan berantai itu.

Nyatanya sampai sekarang aku merasa baik-baik saja, tidak ada kesialan atau malapetaka yang merugikan atau mencelakakan aku tuh...

Yakin aja, akan terus selamat. Kalau pun mendapat kesulitan atau halangan, ya pas apesku aja, bukan karena aku mengabaikan pesan-pesan itu.

****

Bagaimana dengan Anda, pernah mendapatkan pesan seperti ini?

Apa yang Anda lakukan?

Note: isi pesan-pesan diatas kusarikan dari berbagai teks yang pernah kuterima, dengan pengurangan dan penambahan secara bebas. Tidak ditujukan untuk menyerang siapapun.

Gimana mau nulis sumbernya ya kalau serba nggak jelas asal muasalnya?😀

About nanaharmanto

menulis dengan hati....
This entry was posted in Consideration and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

22 Responses to Pesan dan SMS berantai

  1. yustha tt says:

    aku juga mb..abaikan..
    tapi kadang kubalas ke pengirim: terima kasih ya..🙂
    gitu aja..

  2. Arman says:

    paling sebel dapet surat/sms/email berantai. apalagi kalo pake ada anceman2 kalo gak diteruskan ntar bisa kenapa2.
    tapi gua sih selalu gua cuekin na. gak pernah gua terusin. ngapain juga diladenin ya…😀

    • nanaharmanto says:

      Yup…benerm Man…ga usah diladenin… lucu aja, ngapain nerusin/nyebarin SMS/e-mail berantai kalau kita sendiri nggak kenal siapa pengirim2 sebelumnya dan sebelumnya lagi..😀

  3. nh18 says:

    Saya tidak pernah menerima pesan seperti itu …

    Yang sering (sangat) saya terima adalah …

    Anda Butuh KTA, kami sebuah bank asing menawarkan KTA dengan bla bla bla …

    (hah sampe eneg aku ngedeletenya …)

    Salam saya Na

    • nanaharmanto says:

      Walah, iya, Om… SMS kayak gitu jg sering banget akhir-akhir ini… menyebalkan sangat.. pokoknya kalau SMS dari nomor asing, dan pembukaannya udah “Butuh Dana cepat tanpa agunan bla..bla.. langsung saya delete.. Nggak usah dibaca isi lengkapnya hehehe…

  4. vizon says:

    Setelah ber-blackberry, tambah lagi satu pesan berantai itu, yakni yang disebut sebagai BB Broadcast… aih, aku paling sebal kalau menerima ini, apalagi yang ditambahkan dengan ancaman kalau tidak menyebarkan akan menerima kutukan atau sebaliknya…

    Ya, dicuekin saja yang begituan, atau didelete saja dia dari list BBM kita, hehehe…🙂

    • nanaharmanto says:

      Aku sih belum sampai tahap pengen delete list si pengirim BM itu , Uda… paling ya cuma dicuekin aja… gak perlu ditanggapin. yang jelas sih, aku males nerusin BM-BM kayak gitu.. 😀

  5. Ikkyu_san says:

    sering dan hapus, apalagi kalau dengan janji atau kutukan. bah!
    Tapi yang aku PALING benci adalah mendapat gambar foto mayat.jenazah, org atau bayi yang terpotong, korban kecelakaan, janin hasil aborsi… huh…ENEG deh. Kok yang meneruskan tega ya? Seandainya itu anggota keluarga sendiri apa seneng ya?
    Tapi kalau soal doa dan tidak wajib diteruskan, dan aku anggap pas denganku, aku simpan untuk diriku sendiri.

    Di FB suka ada copas status yang berantai. Kalau relevan dan sedang nganggur aku copas, tapi kalau tidak ya aku cuekin saja, termasuk seruan peringatan pasien kanker dsb. Lihat-lihat saja. Yang sering aku bimbang adalah permintaan bantuan darah, mungkin benar gawat darurat, tapi….. mungkin juga tidak benar. Kadang bingung dengan yang begini (tapi biasanya tidak aku copas)

    EM

    • nanaharmanto says:

      Untungnya aku jarang dapet gambar yang gak menyenangkan spt gambar mayat, mobil ringsek dan gambar-gambar ngeri lainnya. kalaupun dapat, langsung ku delete. Tapi aku pernah menegur temanku yg memposting ttg kanibalisme… bayi lagi.. duhh… langsung tak tegur, mending jgn disebar luaskan deh gambar dan berita kayak gini… dia minta maaf sih, tapi tetep aja, bagiku pribadi, aku jadi gak respek lagi sama dia. Rasa kemanusiaannya itu ke mana ya? kok tega-teganya ikut menyebar luaskan..

  6. Di BLOG juga ada posting berantai lo… he he he

  7. DV says:

    Aku sebel.. untung di sini ngga ada gitu2an, Na…

  8. krismariana says:

    ketika SD dulu aku pernah dapat surat kaleng. awalnya takut waktu membacanya. tapi bapakku bilang, surat seperti itu jangan dihiraukan dan langsung dibuang saja.

    aku pernah dapat pesan semacam itu via email. dan aku diamkan saja. lewat HP juga pernah (SMS), dan lagi2 aku diamkan saja. hehe.

    • nanaharmanto says:

      Hehehehe… jaman SD dapet surat kaleng kayak gitu pasti takut lah ya.. masih polos banget, kita pikir apa yang ada di surat itu beneran. ..ternyata hanya kerjaan orang iseng/pengecut..

      aku dapat surat kaleng waktu di SMP dan SMA. WAktu SD hanya terima surat berantai doang.. 🙂

      SMS/E-mail berantai biasanya juga kucuekin, ku delete gitu aja langsung gak pakai mikir 2x hehehe…

  9. edratna says:

    Nana,
    Seperti pernah kutulis dipostingan…hapeku sekarang silent….dibaca hanya sesekali, jika ada yang aneh-aneh langsung di delete. Ada hape yang hanya diketahui keluarga dekat, ini yang selalu on.

    Sekarang baru mencoba BB, belum benar-benar suka, juga masih pra bayar….dan hanya teman dekat dan bos…karena saya juga nggak mau bunyi terus….
    Payahkah saya? Mungkin bagi orang lain aneh, tapi saya merasa nyaman seperti itu. Karena waktu yang sempit bisa dimanfaatkan hal-hal yang berguna….jika bolak balik terganggu telepon, kerjaan nggak selesai-selesai….mungkin saya tipe yang harus fokus baru bisa kerja.

    • edratna says:

      Surat dan sms berantai pernah juga dapat, tapi langsung di delete atau diabaikan….dan memang tak ada pengaruhnya, karena dibuat oleh orang yang iseng.

      • nanaharmanto says:

        Setuju Bu Enny, kita sebagai pengguna memang harus smart dalam menggunakan HP dan gadget canggih lainnya, jangan sampai kita yang dikendalikan oleh gadget hingga interaksi dengan orang yang nyata hadir di dekat kita jadi terabaikan karena kita sibuk menunduk “nyenuk” dengan gadget kita..

        Saya sering dapat E-mail dan pesan text yang aneh-aneh begitu. Nasibnya sama di tangan saya: langsung saya cuekin, dan delete. Saya hampir tidak pernah men-forwardnya kepada orang lain.😀
        Berkaca pada diri sendiri, saya sebagai penerima merasa sebal, bisa jadi orang yg saya kirimi pesan semacam itu menjadi sebel juga sama saya…

  10. duh, paling sebel memang Mbak Nana, kalau dapet sms atau mms yg pesan dan gambar2nya aneh2😦
    biasanya langsung aku delete👿
    kok yg ngirimin kerajinan banget sih yaaaa………
    salam

    • nanaharmanto says:

      Kalau isi pesannya bersifat tahyul dan menakut-nakuti orang lain dengan alasan yang kurang logis, saya kadang masih membalas si pengirimnya: Terimakasih, pesan akan berhenti di tangan saya, TIDAK akan saya sebar luaskan lagi dari tangan saya…

      Saya galak ya Bunda? hihihihi…

  11. anna says:

    ih bener deh… saya juga sebel kalo dapet sms ato BM begitu mbakkk…
    ada lho temen saya, yang nggak pernah kirim BBM yang sifatnya personal ke saya… hobinya ngirim BM terus…. males…

    kalo yang plus tahayul… seringnya saya delete aja…🙂

  12. amad21 says:

    iiiuuuuuuch…………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s