Author Archives: nanaharmanto

About nanaharmanto

menulis dengan hati....

Kantong Plastik

Setiap hari kita akrab dengan kantong plastik, atau tenarnya, kantong kresek. Kantong yang serba guna, murah dan sangat mudah didapat. Setiap kali berbelanja kita tak lepas dari plastik. Mudah saja menyimpan sesuatu dalam plastik guna melindunginya dari debu. Membawa barang-barang … Continue reading

Posted in Consideration | Tagged , , , , , , , , | 3 Comments

Jengkol

Jengkol…. hmm…  Makanan terlezat bagi penggemarnya. Musuh bagi pembencinya. Makanan satu ini memang dahsyat. Digemari kelezatannya, dicintai kelegitannya dan dirindukan saat ia menghilang dari pasaran karena harganya yang melambung. Tapi tak sedikit yang mencaci karena baunya. Bernama latin Archidendron Pauciflorum … Continue reading

Posted in Curhat tak penting | Tagged , , , , , , , , , , , | 2 Comments

Daun Ular

Aku baru saja sembuh dari penyakit Demam Berdarah Dengue. Ini kali kedua aku terkena DB. Hari Selasa sehari setelah Imlek lalu,  sekitar jam 11 siang aku mendadak merasa meriang. Padahal paginya aku masih sehat segar bugar, masih sempat mencuci dan … Continue reading

Posted in Curhat tak penting, Resep | Tagged , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

Pete

Siapa doyan pete?? Sepertinya banyaaak banget penggemar pete / petai ini, mengalahkan penggemar batu akik.. 😀 Penyandang nama ilmiah Parkia Speciosa ini menjadi idola di berbagai wilayah di Indonesia. Ia dikeluhkan ketika harganya melangit terutama menjelang lebaran, tapi toh tetap … Continue reading

Posted in Intermezo | Tagged , , , , , , , , | 6 Comments

Eman-eman Srengengene…

 Eman-eman= sayang. Srengenge=matahari. Sayang panas mataharinya (kalau tidak dimanfaatkan). Saat aku masih kanak-kanak dulu, aku mendengar simbah buyutku –Mbah Suyat- berkata bahwa mencuci baju sebaiknya pagi-pagi betul, agar bisa segera dijemur sepanjang hari di bawah matahari. Simbah akan menyambung dengan … Continue reading

Posted in Consideration | Tagged , , , , , , , | 4 Comments

Voucher Diskon Makanan Untuk Amal

Beberapa waktu yang lalu, setelah melayat Budeku di Jawa Timur, aku kembali bersama papa dan mama naik mobil ke Muntilan. Istirahat 3 hari di rumah, aku pun kembali ke Jakarta naik kereta api. Aku sudah mulai tak enak badan, bahkan … Continue reading

Posted in Curhat tak penting, Intermezo | Tagged , , , , , , , , , , , , | 4 Comments

The Last Dance

Dulu waktu aku masih kanak-kanak, Bude kami yang saat itu tinggal bersama kami, sering mengajari kami menari dan menyanyi. Sungguh-sungguh menari dan menyanyi dalam arti sesungguhnya, karena saat itu tak ada alat musik atau kaset yang mengiringi, jadi kami menggunakan … Continue reading

Posted in Special Ones, Uncategorized | Tagged , , , | 10 Comments